info@ahlilingkungan.com
022- 2016640

AsEMSĀ  Environmental Management Services adalah salah satu produk dari PT Aspros Binareka yang lebih fokus pada layanan manajemen lingkungan yang telah kami kembangkan untuk membantu anda dalam menangani lingkungan dan bukan hanya untuk menyelesaikan masalah tetapi juga untuk mengubah

masalah menjadi sebuah peluang dengan memberi solusi yang tepat dan bermanfaat. Dengan dukungan tenaga ahli profesional dan penelitian yang berkelanjutan serta pelayanan purna jual yang kami berikan, diharapkan kami bisa menjawab semua permasalahan lingkungan yang terus berkembang.

Karena merupakan komitmen kami untuk memberikan pelayanan menyeluruh, kerja optimal dengan mutu terbaik, kami akan menjadi partner dalam mengatasi setiap permasalahan lingkungan yang anda alami, sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Selain itu salah satu tujuan kami adalah mewujudkan Indonesia menjadi bangsa yang Mandiri Teknologi.

Kemandirian Teknologi

Mandiri adalah suatu keadaan dimana suatu individu, kelompok ataupun bahkan bangsa mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Lawan dari kemandirian adalah ketergantungan yaitu menunjukan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhannya, artinya semakin tergantung individu maka semakin lemah kedudukannya juga suatu bangsa.

Bangsa yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri maka bangsa itu menjadi bangsa yang lemah dan bangsa yang serba tergantung. Sememangnya, tidak semua kebutuhan mampu dipenuhi oleh dirinya sendiri (seluruhnya) tetapi kemandirian sepatutnya harus diusahakan, terutama pada sektor-sektor yang sangat berpengaruh kepada kebutuhan utama masyarakat.

Kemandirian teknologi, termasuk sesuatu yang sangat penting dimiliki oleh suatu bangsa. Yaitu sejauh mana bangsa mampu menggunakan teknologi dan pengetahuan untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Dengan teknologi juga akan dapat mengoptimalkan sumber daya dalam memenuhi kebutuhan yang beraneka dan dengan kemandirian teknologi pula dapat ditentukan teknologi yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi dan karakter wilayah.

Bangsa Indonesia tentu saja mempunyai karakter teknologi sendiri yang diperlukan, juga kemampuan (kearifan lokal) yang mampu mengatasi permasalahan spesifik bangsa. Sayangnya walaupun ini kita mempunyai hampir semua sumber daya tetapi untuk perkara teknologi kita belum Mandiri, masih sangat tergantung.

Untuk membangkitkan kemandirian teknologi, diperlukan upaya untuk segera memulai dan membuktikan diri. Dan tak kalah penting adalah meyakinkan kepada diri juga bangsa sendiri bahwa kita mampu mengembangkan teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Banyak hal yang sebetulnya telah mampu kita perbuat, tetapi karena kita terus merasa tidak layak atau kurang PD (Percaya Diri) untuk menggunakan teknologi itu maka tekonologi-tekonologi tersebut kurang diimplementasikan di Indonesia. Atau memang lebih asik mendatangkan teknologi impor yang belum tentu sesuai? Maka disitulah menjadi penyebab terjadinya ketergantungan teknologi.

Dengan berani mengimplementasikan teknologi lokal maka akan berpengaruh luas, bukan hanya mendapatkan teknologi yang paling sesuai dengan spesifik permasalah, tetapi juga dapat membangkitkan teknologi pendukung lain dan tentu yang lebih penting adalah kita menuju pada kemandirian teknologi. Sudah selayaknya sekarang ini kita bangkit untuk memperjuangkan teknologi lokal, teknologi kita sendiri, teknologi bangsa sendiri.

Dan kami PT ASPROS BINAREKA merasa perlu untuk membangkitkan semangat ini menuju Kemandirian Teknologi. Bangkitnya peluang-peluang teknologi sama pentingnya dengan bangkitnya para pejuang kemerdekaan yang akan melepas ketergantungan menuju sebagai bangsa yang MERDEKA.

Salah satu produk kami adalah AsEMS. Kami bergerak dalam bidang lingkungan dan manajemen lingkungan melalui pendekatan teknologi proses, kami telah berpengalaman dalam menangani berbagai proyek Audit Lingkungan, AMDAL, CSR dan lain sebagainya.

Dan dari sanalah kita akan bangkit melepaskan dari ketergantungan menuju kepada kemandirian untuk Menjadi Lebih Baik.

Bandung, New Normal 2020

Ir. M. Denny Fardhan, M. Eng.